CX Internship Period Q2 - Q3 2021 (Management - Binus University)
0
(0)

Starbucks merupakan sebuah perusahaan dibidang coffee shop yang target pasarnya adalah untuk menjual dan menawarkan setiap produk kopi, teh dan juga makanan dengan kualitas yang terbaik sehingga memberikan customer experience yang baik. Strategi pada Starbucks ini adalah untuk memperluas dan meningkatkan setiap pangsa pasar yang ada untuk mendukung tujuan strategis dalam jangka panjang agar mempertahankan penjualan toko kopi Starbucks yang paling dikenal di dunia. Pelayanan dalam memberikan customer experience yang baik pada starbucks ini adalah dengan memberikan layanan kepada pelanggan atas keunggulan, kenyamanan, kebersihan dalam toko dan juga pengalaman digital yang baik yang akhirnya menimbulkan loyalitas atas pelanggan yang sangat tinggi. Hal ini membuktikan pendapatan dari toko yang telah dioperasikan perusahaan memberikan sebanyak 81% dari total pendapatan bersih pada tahun 2020.

Berikut data penyimpanan yang dioperasikan perusahaan untuk akhir tahun 27 September 2020:

Dari data tersebut dalam kurun waktu 1 tahun dari 29 September 2019 hingga 27 September 2020 terdapat kenaikkan dalam pembukaan toko di berbagai negara sebanyak 803 toko. Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan dalam menjalankan bisnis tersebut dalam kurun 1 tahun menyebabkan kenaikan.

  • Pada negara Amerika, selama periode 29 September 2019 hingga 27 September 2020 terdapat total pembukaan toko pada sepanjang awal 29 September 2019 sebanyak 9.974 dan dalam kurun 1 tahun sebanyak 392 pembukaan toko baru dan sebanyak 257 toko yang tutup. Sehingga total bersih toko yang masih bertahan sebanyak 135 toko yang akhirnya hingga 27 September 2020 terjadi kenaikkan jumlahnya toko dari awal 29 September 2020 sebanyak 9.974 toko hingga 27 September 2020 sebanyak 10.109.
  • Pada negara Internasional lainnya, selama periode 29 September 2019 hingga 27 September 2020 terdapat total pembukaan toko pada sepanjang awal 29 September 2019 sebanyak 5.860 toko dan dalam kurun 1 tahun sebanyak 725 pembukaan toko baru, 53 toko yang tutup dan terjadi transfers toko sebanyak 4. Sehingga total bersih toko yang masih bertahan sebanyak 668 toko yang akhirnya hingga 27 September 2020 terjadi kenaikkan jumlahnya toko dari awal 29 September 2020 sebanyak 5.860 toko hingga 27 September 2020 sebanyak 6.528.

Hal ini dibuktikan bahwa Starbucks ini sendiri memiliki keunggulan dalam membangun tokonya dalam memvariasikan segala tempat mulai dari pusat atau pinggiran kota, gedung perkantoran, kampus universitas, rest area, luar jalan raya, pedesaan, dll. Starbucks pun juga memiliki fasilitas akan “drive-thru”nya yang membuat pelanggan akan tingkat akses, kenyamanan dan juga lebih alternatif sehingga dapat memberikan customer experience yang lebih efisien dalam pemberian pelayanan tersebut.

Selang selama 1 tahun pengoperasian pertambahan toko pada negara Amerika disaat masa pandemi COVID-19 ini sebanyak kurang lebih 80% pelanggan dalam bertransaksi pembelian produk di toko-toko Starbucks dengan menggunakan fasilitas “drive-thru” ini. Sehingga akhirnya Starbucks akhirnya memberikan opsi dalam pengoperasian baru yang cocok untuk pelanggan selain menggunakan drive-thru yaitu dengan sistem pick up yang di mana pelanggan akan memesan terlebih dahulu dan membayar melalui aplikasi Starbucks lalu dapat mengambil produknya untuk pengambilan di toko yang dipilih.

Khusus pengoperasian pasar negara Internasional, mereka pun juga mengandalkan teknologi dalam meningkatkan platform digital untuk memberikan kenyamanan dan customer experience yang baik. Pada negara Cina, pemberian pelayanan kepada pelanggan kurang lebih sama seperti negara Amerika dengan cara pelanggan akan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi Starbucks yang dapat dengan mudah diambil oleh pelanggan namun diberikan juga fasilitas Starbucks Delivers yang akhirnya menggunakan sistem delivery.

Dari inovasi yang diberikan oleh Starbucks yang membuat pelanggan tumbuh berkembang pesat dengan melakukan pemesanan melalui aplikasi, pengalaman sistem delivery tanpa kontak fisik yang lebih banyak, dan juga pengurangan aktivitas di dalam toko yang akhirnya secara alami memungkinkan jarak fisik yang lebih jauh. Hal ini membuat toko Starbucks dalam berbagai negara tidak membuat penurunan dalam penjualan justru memberikan kenaikkan karena strategi yang diberikan untuk melayani pelanggan agar lebih mudah dengan memanfaatkan teknologi,  meningkatkan customer experience yang baik dan juga memposisikan Starbucks untuk pertumbuhan jangka panjang untuk kedepannya.

Sumber: https://s22.q4cdn.com/869488222/files/doc_financials/2020/ar/2020-Starbucks-Annual-Report.pdf

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?